Warga sedulur Banten, salah satu dari Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang akan membantu hidup kita lebih sehat adalah olahraga. Nah, buat yang males buat olahraga yang berat atau keras, coba aja dulu olahraga jalan kaki.
Meski tidak seperti olahraga nyatanya jalan kaki banyak disarankan oleh ahli kesehatan. Salah satunya adalah American College of Sports Medicine dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat yang menyarankan jalan kaki sebagai olahraga yang bisa dirutinkan setiap hari.
Saat ini sedang ngetren jalan kaki menggunakan rumus 6-6-6. Kabarnya, cara ini juga efektif membakar kalori yang ada dalam tubuh hingga membakar lemak. Benarkah?
Apa itu jalan kaki 6-6-6?
Jalan kaki 6-6-6 adalah sebuah istilah bagi mereka yang melakukan aktivitas fisik jalan kaki dengan menggunakan rumus 6-6-6. Adapun makna dari 6-6-6, yaitu 6 menit pemanasan, 60 menit jalan kaki, dan 6 menit pendinginan.
Dengan menggunakan metode jalan kaki 6-6-6, maka seseorang harus melakukan pemanasan terlebih dahulu selama 6 menit sebelum melakukan aktivitas fisik berupa jalan kaki selama 60 menit. Setelah pemanasan, barulah berjalan kaki selama 60 menit. Setelah selesai, diakhiri dengan pendinginan selama 6 menit.
Pemanasan dilakukan agar tubuh menyesuaikan diri ketika kita akan melakukan olahraga atau kegiatan fisik. Sementara pendinginan dilakukan agar otot yang semula tegang dan suhu badan yang seula panas bisa berangsur menjadi dingin.
Metode jalan kaki 6-6-6 tidak hanya mengatur tentang waktu pemanasan hingga pendinginan. Metode jalan kaki 6-6-6 juga menyarankan agar aktivitas jalan kaki ini dilakukan pada jam 6 pagi atau 6 sore. Sebab pada jam-jam itu, cuaca relatif lebih adem sehingga akan membuat nyaman aktivitas jalan kaki. Jalan kaki 6-6-6 juga berarti jalan kaki 5.000 langkah sesuai dengan penelitian British Journal of Sports Medicine.
Sumber: healthline.com, Kemenkes RI, dan RRI