Anemia merupakan salah satu dari tiga beban masalah gizi di Indonesia selain malnutrisi dan obesitas. Anemia terjadi akibat kondisi kekurangan zat besi. Timbulnya masalah gizi pada anak usia di bawah dua tahun erat kaitannya dengan persiapan kesehatan dan gizi seorang perempuan untuk menjadi calon ibu, termasuk remaja putri.
Anemia dapat dialami oleh semua umur, mulai dari Balita, remaja, ibu hamil, hingga usia lanjut. Namun secara khusus, anemia yang dialami remaja putri akan berdampak lebih serius, mengingat mereka adalah para calon ibu yang akan hamil dan melahirkan seorang bayi. Hal ini dapat memperbesar risiko kematian ibu melahirkan, bayi lahir prematur dan berat bayi lahir rendah (BBLR) dan stunting.
Lalu bagaimana pencegahan anemia? Apa saja upaya yang sudah dilakukan Pemerintah untuk mengatasi persoalan stunting dan juga masalah kekurangan gizi termasuk anemia?
Saksikan selengkapnya hanya di channel youtube Pemerintah Provinsi Banten.